NFS Server

Instalasi Server NFS

sudo apt-get install nfs-kernel-server nfs-common portmap

Konfigurasi ulang portmasp agar bind tidak mengakses kartu jaringan loopback:

sudo dpkg-reconfigure portmap
sudo /etc/init.d/portmap restart

Definisikan setiap folder untuk di sharing (ekspor):

Continue reading

Advertisements

Dual Booting Windows dan Ubuntu Fiesty

By: Udienz

Intro

Pada blog sebelumnya (PANDUAN MENGINSTALL UBUNTU) kita telah belajar menginstall Ubuntu pada system tunggal dimana hanya terdapat sebuah system, namun di artikel kali ini (karena permintaan teman-teman) saya akan memandu anda untuk meninstall Ubuntu di system yang sudah ada windows XP. Sebelum beranjak tolong perhatikan perlengkapanya antara lain:

Continue reading

KONFIGURASI FSTAB DI DEBIAN GNU/LINUX

Di Linux/Ubuntu/Debian tidak mengenal drive letter (C, D, E, dst…) melainkan Linux bila mengenal hardisk PATA/IDE dengan partisinya diwakili oleh had, hdb, hdc, dan hdd. Nama-nama tersebut mewakili primary master (hda), primary slave (hdb), secondary master (hdc), secondary slave (hdd). Apabila dalam suatu hardisk primary master terdapat empat partisi yang terdiri dari dua partisi primer dan dua partisi sekunder maka penamaanya adalah hda1, hda2, hda5 dan hda6. Bila hardisk nya adalah SATA/SCSI/USB maka Linux mengenalnya dengan sda, sdb, sdc dan sdd.

Continue reading

menambah Daftar Repository di Ubuntu/Debian

Ada kalanya kita ingin mengoleksi program2 yang telah kita download/instal kedalam komputer menjadi satu kesatuan, seingga apa bila kita berpindah ke komputer lain maka kita tidak akan kesulitan mencari/mendownload program kesayangan kita. Linux Debian memberikan solusi cerdas yang dapat membuat daftar program2 kesayangan kita, melalui tool cerdas dpkg-nya. berikut adalah caranya:

1. download prgram2 yang kita inginkan
2. prgram2 yang telah kita download biasanya terletak di directory /var/apt/cache/ <kalo tidak salah>
3. copy aja semua program itu kedirektory kesayangan kita, contohnya di /home/*/ubuntu/repository/
4. setelah itu ganti file permission dari semua file tersebut dengan menggunakan perintah
sudo chmod 777 /home/*/ubuntu/repository/
5. setelah itu kita akn menyusun library dari program kesayangan kita dengan perintah
sudo dpkg-scanpackages repository/ /dev/null | gzip -9c > packages.gz
6. stelah itu buat direktory dists>main>restricted>binary-i386
7. copy file packages.gz ke /home/*/ubuntu/dists/main/restricted/binary-i386/
8. jangan lupa file yang berektensi *.deb di letakkan di direktory /home/*/ubuntu/repository/
9. tambahkan daftar repository kita dengan mengedit /etc/apt/source.list menggunkan perintah
sudo gedit /etc/apt/source.list
10. tambahkan daftar repositorynya pada baris terakhir dengan script
file:/home/*/ubuntu/ main restricted
11. save dan exit
12. ketikkan sudo apt-get update
13. dan kita udah mempunyai list program kesayangan kita

Server penyedia Repository Ubuntu yang ada di indonesia salah satunya adalah kambing.ui.edu
>udienz
Greetz: IT Community, AdminLabKom ee.Unej,Arie,Ubuntuers Indonesia

Contoh pengaturan DHCP Server

bingung ma konfigurasinya DHCP server???? ni ada file contohnya

–start–

# Sample /etc/dhcpd.conf
# (add your comments here)
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.10.255;
option routers 192.168.10.254;
option domain-name-servers 192.168.10.1;
option domain-name “ardienz.com”;
subnet 192.168.10.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.10.10 192.168.10.100;
range 192.168.10.150 192.168.10.200;
}
–end–

simple kan